Hideous Gaze

Forest Hills, Queens, New York City..

Seorang wanita berusia dua puluh lima tahun sedang mengeratkan mantelnya yang berwarna putih. Ia sedang duduk di bangku nomor dua dari pintu masuk cafe darkees, secangkir kopi hangat dia tempelkan di pipi kanannya agar sedikit terasa hangat. Di tangan kirinya, dia sibuk menerawang di sebuah ipad miliknya. Sorot matanya yang bulat tampak serius, kerutan matanya semakin menegang setelah ia berhasil menemukan informasi yang dia ingin tahu. Tiba-tiba seorang pria bertubuh kurus yang tingginya sekitar 180 cm duduk di depannya, cengiran nakal pria itu berhasil membuat si gadis berpaling dari buku catatannya. Terdengar jelas dialek New York atau  New Yorkese di suara cowok itu yang sedikit berat. Continue reading