GWA 1 dan 2

Image

First of all,

Postingan ini dibuat untuk ‘berbagi’ dengan Anda-Anda tentang perjalanan audisi kepenulisan saya di salah satu penerbit. Siapa tahu berguna untuk mendiskripsikan certain things.

Semester tiga dimulai, audisi menulis pun dimulai. Tepatnya di minggu pertama perkuliahan, di hari selasa. Saya mengikuti Gradien Writer Audition di penerbit Gradien. Dan sekarang sudah memasuki minggu keduabelas alias sudah break, nggak lagi diberikan tugas mingguan.

Di blog ini ada tugas pertama saya ‘Narasikan “Senja di Pantai”, disimpan dalam file Word berjudul Senja’ dan Deskripsikan “[Nama] Sedang Jatuh Cinta” {nama ini bisa diisi oleh nama siapa saja dan jenis kelamin apa pun}, disimpan dalam file Word berjudul Cinta.

Senja sudah saya tulis di postingan sebelumnya sedangkan cinta akan saya posting right now, Continue reading

Lord Spencer

Lord    Direction: Seorang pria paruh baya sedang berjalan lamat-lamat. Ia baru saja menguburkan anak laki-lakinya. Buatlah cerita pendekmengenai dirinya tanpa menggunakan kata (kubur, kremasi, sakit, meninggal, kecelakaan, kehilangan, mati, tewas, nama-nama penyakit, kuburan, dan hal-hal yang mampu menunjukkan bahwa ia baru saja menguburkan anak laki-lakinya). Namun, pembaca harus menyadari bahwa pria tersebut baru saja kehilangan anak laki-lakinya.

(Ini adalah tugas Gradien Writer Audition saya yang keempat. Sejujurnya, waktu baca direction saya mikir kalau tugas ini cukup rumit, tingkat kerumitan disini terletak di kata kunci yang nggak boleh dipakai. Selama dua hari memutar otak, saya memutuskan untuk membuat sebuah cerpen bergenre historical fiction dan saya beri judul Lord Spencer).Happy reading.

Groet,

FanyRenjana. Continue reading

Senja di Pantai

Ketika libur kuliah, aku dan keluargaku selalu memutuskan untuk pergi menikmati hari di pantai kesayangan, pantai Senggigi di Lombok Barat. Aku sudah bergegas sejak pagi, menyiapkan segala sesuatu yang bisa dipergunakan di pantai, termasuk bekal makanan untuk disantap bersama. Berbagai macam permainan air kami bicarakan di sepanjang perjalanan yang cukup panjang, tidak luput diselingi candaan khas remaja yang semakin membuat hatiku bersemangat. Ketika hari sudah mulai siang, kami tiba di pantai kesayangan, berjalan diatas pasir berwarna putih untuk memilih tempat duduk yang nyaman untuk menikmati hari. Aku memilih tempat bersantai di bawah pohon kelapa yang rindang, menggelar tikar dan mengatur posisi yang nyaman.

Continue reading

Violet Lady

Sinar keemasan matahari mulai berganti jingga kemerahan, memudarkan pesona emas di langit biru untuk segera terlelap di ufuk barat. Disana, di bawah langit yang jingga, di atas pertiwi yang hijau, seorang gadis berpenampilan rapi sedang mengendarai mobil suzuki Swift berwarna silver, mobil berplat hitam itu dihiasi beberapa buah stiker yang mengisyaratkan bahwa gadis itu seorang mahasiswi Pertanian di salah satu universitas swasta di kota Malang.

Continue reading