Gaton, Australia

MY RAILWAYSTREET

tahun 1995 saya dan keluarga saya (bapak, ibu, kakak, saya) pergi ke Gatton, Australia.

Gatton it was cool! (blog ini saya tulis bukan untuk pamer atau negatif thought lainnya, blog ini cuma buat mengingat kembali masa kecil saya dan membantu orang buat tahu keadaan Gatton khususnya tahun 1990an)

Saya tinggal di Railway Street nomor 21, di sebuah kontrakan mungil yang berlabel nomor 1. Rumah itu terbuat dari batu bata dan kalau nggak salah berlantai kayu. Pagar kecil berwarna putih dan halaman yang luas dihiasi bunga-bungaan untuk bermain.
Di sebelah kontrakan saya, tinggal keluarga dari tionghoa, nama anaknya Tuli, dia sahabat dekat saya waktu di Gatton. Sebelum mereka pindah, rumah itu ditempati sama Icang, anak tionghoa yang suka meniru suara anjing.
Di sebelah rumah Tuli, ada rumah tante Eva, orang indonesia juga, pas weekend dia suka buat bubur manado. Tiap weekend juga saya suka main ke rumahnya buat olahraga, dia punya alat olahraga kebetulan.
Di sebelah rumah tante Eva, ada rumah Neil. Bocah asal afrika yang suka sekali beli mainan di Silly Solies. Lucu sekali anak itu. :)Let’s see the picture:
pani

hari biru
Saya dan kakak saya depan kontrakan, kami memakai baju biru karena di sekolah (Gatton State School sedang merayakan hari biru, setiap anak WAJIB memakai baju biru)
easter
Saya, Tuli, kakak saya

Jarak dua rumah, tepatnya di samping pasangan nenek dan kakek yang suka sekali dengan bunga, ada cafe McGrath. Disana menjual burger enaaaaaaaaaaaaaaakk buanget! Si pelayan yang judes (laki) itu selalu sewot kalau saya membeli permen. Saya suka sekali beli permen dan karena itulah gigi saya ompong banget. 😀

Dan… kalau saya mau berbelanja makanan dan bahan makanan, saya selalu ke Coles, supermarket super lengkap yang terletak di William Street. Saya lupa letak pastinya, antara belakang kontrakan atau belakang Gatton State School. Di sana ada kedai pak ‘fren’, dia orangnya ramah dan gendut, suka naroh pensil buat catat orderan di telinganya. Yang paling saya suka makan disana adalah makaroni kejunya, sumpah! I want it now!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s